Menuju menu utama

Teman

Rabu, 19 November 2025

Prinsip kerja static komputer kelas C untuk 1 ruangan

Prinsip kerja IP statik pada komputer dalam jaringan Kelas C untuk satu ruangan

 adalah memberikan alamat IP yang tetap (tidak berubah) secara manual kepada setiap komputer, memastikan mereka dapat berkomunikasi dalam *subnet* yang sama.


Berikut adalah modul singkat mengenai prinsip kerja dan penerapannya:


---


1. Prinsip Dasar IP Statik Kelas C


### A. Pengertian IP Statik

**IP Statik** adalah alamat IP yang ditetapkan secara **permanen** pada sebuah perangkat jaringan (komputer, *server*, *router*). Berbeda dengan IP Dinamik (*DHCP*), alamat ini **tidak akan berubah** kecuali diubah secara manual oleh administrator.


B. Jaringan Kelas C

Rentang Alamat: 192.0.0.0 hingga 223.255.255.255.

Subnet Mask Default: 255.255.255.0.

Jumlah Host: Dalam satu subnet standar (/24), maksimum host adalah 2^8 - 2 = 254 (Host ID 1 sampai 254).


### C. Alasan Penggunaan di Ruangan

Di lingkungan ruangan yang kecil (misalnya lab komputer atau kantor kecil), IP statik sering digunakan karena:

1.  **Konsistensi:** Memudahkan *troubleshooting* karena alamat setiap komputer selalu diketahui.

2.  **Akses Khusus:** Penting untuk perangkat yang membutuhkan akses dari luar atau yang berfungsi sebagai *server* (*file server*, *print server*).

3.  **Kontrol:** Memungkinkan kontrol penuh atas alokasi alamat IP.


---


## 2. Implementasi Jaringan Statik Kelas C untuk 1 Ruangan


### A. Penentuan Parameter Jaringan


Untuk satu ruangan, Anda akan menggunakan satu *subnet* Kelas C standar:


| Parameter | Contoh Nilai | Keterangan |

| :---: | :---: | :--- |

| **Network ID** | 192.168.1.0 | Identifikasi jaringan. |

| **Subnet Mask** | 255.255.255.0 | Masker jaringan standar Kelas C. |

| **Gateway/Router** | 192.168.1.1 | Alamat IP *router* atau *switch* utama yang menghubungkan ke internet (jika ada). |

| **Range IP Host** | 192.168.1.2 - 192.168.1.254 | Alamat yang bisa diberikan ke komputer. |


### B. Prosedur Pemberian IP Statik


Setiap komputer di ruangan harus dikonfigurasi secara manual dengan alamat IP yang **unik** dalam *range* yang ditentukan.


1.  **Pilih Alamat IP Unik:** Berikan IP yang unik untuk setiap komputer.

    * **Contoh:** Komputer 1 = 192.168.1.10, Komputer 2 = 192.168.1.11, dst.

2.  **Konfigurasi di OS:**

    * Akses **Pengaturan Jaringan** (*Network Settings*) pada setiap komputer.

    * Pilih adapter **Ethernet** atau Wi-Fi yang digunakan.

    * Pilih opsi **Gunakan alamat IP berikut** (*Use the following IP address*).

    * Masukkan nilai Alamat IP, Subnet Mask, dan Gateway yang telah ditetapkan.

3.  **DNS (Opsional):** Masukkan alamat *Domain Name System* (*DNS*) (misalnya, DNS *server* ISP atau 8.8.8.8/ 8.8.4.4 untuk Google DNS) untuk memungkinkan akses ke situs web menggunakan nama domain.


### C. Ilustrasi Pemberian Alamat


| Komputer | Alamat IP | Subnet Mask | Gateway |

| :---: | :---: | :---: | :---: |

| Router/Gateway | 192.168.1.1 | 255.255.255.0 | N/A |

| PC 1 | 192.168.1.10 | 255.255.255.0 | 192.168.1.1 |

| PC 2 | 192.168.1.11 | 255.255.255.0 | 192.168.1.1

|

| ... | ... | ... | ... |


---


## 3. Verifikasi dan Pengujian


Setelah semua komputer dikonfigurasi, lakukan pengujian dasar:


1.  **Ping Gateway:** Dari setiap komputer, uji koneksi ke *router* atau *gateway* (192.168.1.1) menggunakan perintah **`ping 192.168.1.1`** di *Command Prompt* atau *Terminal*.

2.  **Ping Antar Komputer:** Uji komunikasi antar komputer dalam ruangan. Misalnya, dari PC 1, jalankan **`ping 192.168.1.11`** (alamat PC 2).

3.  **Akses Internet (Jika Ada):** Jika *gateway* terhubung ke internet, uji akses ke situs web.


Prinsip kerja statik memastikan semua perangkat mengenali satu sama lain dan *gateway* melalui **Network ID** yang sama, di mana setiap perangkat memiliki alamat **Host ID** unik yang telah didaftarkan secara manual.

Rabu, 10 September 2025

Rabu, 27 Agustus 2025

Contoh program python untuk operasi Matematika

Mencari Bilangan Terbesar: Untuk membuat program yang menjalankan operasi pencarian bilangan terbesar menggunakan Python, Anda bisa menggunakan fungsi bawaan seperti max(). Fungsi ini akan membandingkan angka-angka dari input pengguna secara otomatis, lalu menampilkan hasil angka terbesar. Input dari pengguna akan diproses dalam format desimal (float) sehingga program ini bisa mengolah bilangan pecahan maupun bulat. Berikut adalah contoh skripnya:

Selasa, 29 Juli 2025

Fungsi LAN,Wan,Wlan

 Fungsi :


 1. IP ADDRESS 

Fungsi: Alamat unik yang mengidentifikasi perangkat dalam jaringan, memungkinkan komunikasi antar perangkat (contoh: 192.168.1.1)


2. Network

Fungsi: Infrastruktur yang menghubungkan beberapa perangkat untuk berbagi sumber daya (data, printer, internet) menggunakan protokol seperti TCP/IP.


3. Interface 

Fungsi: Titik koneksi antara perangkat dengan jaringan, bisa fisik (kabel) atau logis (Wi-Fi/VLAN), untuk mengatur lalu lintas data.


4. DHCP CLIEN

Fungsi: Perangkat yang meminta dan menerima konfigurasi IP (alamat IP, subnet mask, gateway, DNS) dari DHCP Server secara otomatis.

5.DHCP SERVER 

Fungsi: Menyediakan dan mengelola alamat IP serta informasi jaringan ke DHCP Client dalam jaringan secara dinamis.

6. DHCP SET UP 

Fungsi: Konfigurasi server DHCP untuk otomatis memberikan alamat IP, subnet mask, gateway, dan DNS ke client dalam jaringan.

7. Routes 

Fungsi: Atur lintasan paket data dari satu jaringan ke jaringan lain (via gateway), menentukan path

8. DNS 

Fungsi: Menerjemahkan nama domain (contoh: google.com) menjadi alamat IP sehingga perangkat dapat mengakses server.

9. NAT

Fungsi: Mengubah alamat IP privat (LAN) ke IP publik (internet) atau sebaliknya, menghemat IPv4 dan meningkatkan keamanan.

10. FireWall

Fungsi: Mengontrol lalu lintas jaringan (izin/blokir) berdasarkan aturan keamanan, melindungi dari serangan luar (DDoS, malware).

11. SSID PADA WIFI / WLAN 

sebagai nama jaringan nirkabel yang memungkinkan perangkat untuk mengidentifikasi dan terhubung ke jaringan tertentu. 

12. Frekuensi Regulator Domain 

berfungsi untuk mengatur dan membatasi penggunaan frekuensi radio sesuai dengan regulasi negara tempat perangkat tersebut beroperasi.

13. ETH 1 

ETH1: Biasanya untuk koneksi utama (WAN ke modem atau LAN ke perangkat)

14. ETH 2

ETH2: Untuk koneksi tambahan (LAN kedua, backup, atau link aggregation)

15. WLAN 1

Antarmuka nirkabel (Wireless LAN) pada perangkat (router/AP) untuk menyediakan koneksi WiFi dengan SSID tertentu.

Minggu, 20 Juli 2025

25 contoh coding python

25 contoh coding python  HASIL PYTHON


SMK MUTU TKJ XI


NAMA : Aulyya ananta akbar


KELAS : XI TKJ


MATA : Python




[Program finished]


SCRIPT LATIHAN HARI INI 21-7-2025 




print("SMK MUTU TKJ XI") 




print("NAMA : Aulyya ananta akbar")


print("KELAS : XI TKJ")


print("MATA : Python")